Senin, 20 Februari 2017

Beef Cube

9

Bahan :
  • 500 gram daging sapi has dalam, potong dadu
  • 2 sdm mentega
  • 1 buah bawang bombai, iris
  • 150 ml air
  • 100 ml krim kental
  • 200 gram jamur kancing, iris
Saus perendam :
  • 5 siung bawang putih, haluskan
  • 6 sdm kecap asin beraroma
  • 2 sdt garam
  • 1 sdt merica bubuk
  • 1 biji pala, parut
Pelengkap :
  • Pure kentang : 500 gram kentang, kukus, kupas dan haluskan
  • Tumis bayam : 1 ikat bayam, siangi, cuci bersih, ½ sdm mentega / margarin, ¼ sdt garam, dan ¼ sdt merica bubuk
Cara membuat :
  1. Daging sapi has dalam bersihkan dari lemak yang menempel, potong dadu 3 cm
  2. Saus perendam : campur bawang putih, kecap asin beraroma, garam, merica, dan pala, aduk rata. Lumuri daging dengan bumbu saus perendam, diamkan selama 2 jam hingga bumbu meresap.
  3. Panaskan mentega, tumis bawang bombai hingga harum. Angkat, sisihkan.
  4. Masukkan daging bersama saus perendamnya, tambahkan air, masak hingga daging lunak, tambahkan krim kental dan jamur kancing, masak sebentar. Masukkan tumisan bawang bombai, aduk rata, angkat.
  5. Pure kentang : kentang setelah dihaluskan campur dengan mentega, garam, aduk rata dan panaskan sebentar, angkat.
  6. Tumis bayam : panaskan mentega, masukkan bayam, garam, dan merica, masak sebentar, angkat.
  7. Penyajian : Siapkan pinggan, tata potongan daging beserta sausnya, lengkapi dengan pure kentang, tumis bayam, dan irisan tomat.
  8. Sajikan hangat.


Waktu persiapan  ±30 menit
Waktu untuk masak ±60 menit
Untuk ±5 porsi

Bistik Hamburger

13.jpg

Bahan :
  • 500 gram daging sapi cincang
  • 2 sdm bawang bombai cincang
  • 1 sdt garam
  • ½ merica bubuk
  • ½ biji pala, parut
  • 2 sdm tepung roti
  • 1 butir telur
  • 1 sdt peterseli cincang
  • 4 sdm margarin, untuk menggoreng
Saus :
  • 2 sdm margarin
  • 1 buang bawang bombai, iris
  • 1 sdm tepung terigu
  • 1 sdm pasta tomat
  • ½ sdt garam
  • ½ sdt merica bubuk
  • 3 sdm kecap beraroma
  • 150 ml kaldu sapi
  • 150 gram jamur kancing kalengan, iris
Pelengkap :
  • kentang goreng
  • setup sayuran
  • telur mata sapi
Cara membuat :
  1. Campur daging sapi, bawang bombai, garam, merica, pala, tepung roti, dan telur, aduk rata, tambahkan peterseli cincang, aduk rata. Bagi adonan menjadi 4 bagian, bentuk bulat pipih.
  2. Saus : panaskan margarin, tumis bawang bombai hingga harum, angkat, tiriskan. Sisihkan bawang bombai. Panaskan kembali margarin, masukkan tepung terigu, masak sebentar. Tambahkan pasta tomat, garam, merica, kecap manis, kecap beraroma, dan kaldu, didihkan. Masukkan irisan jamur, masak sebentar, angkat.
  3. Penyajian : panaskan margarin, goreng daging hingga kematangan yang disukai, angkat. Tempatkan daging burger dalam piring saji, hias dengan telur mata sapi di atasnya, lengkapi dengan kentang goreng dan setup sayuran.

Waktu persiapan  ±30 menit
Waktu untuk masak ±45 menit
Untuk ±4 porsi

Bistik Ayam Saus Inggris

11

Bahan :
  • 300 gram daging dada ayam, iris tipis
  • 50 gram tepung sagu
  • minyak untuk menggoreng
Saus :
  • 2 sdm minyak goreng
  • 1 sdm margarin
  • 1 buang bawang bombai, iris
  • 4 sdm kecap manis
  • 1 sdm saus tomat
  • 1 sdm kecap inggris
  • 1 sdt garam
  • ½ sdt merica bubuk
  • 150 ml air
  • 1 sdm tepung maizena, larutkan dengan sedikit air
  • 2 sdm kacang polong beku
Pelengkap :
  • kentang goreng
  • setup sayuran
Cara membuat :
  1. Lumuri irisan daging ayam dengan tepung sagu, lalu goreng dengan minyak panas hingga matang dan berwarna kecoklatan, angkat.
  2. Buat saus : panaskan minyak dan margarin, tumis bawang bombai hingga harum, masukkan air, kecap inggris, kecap manis, saus tomat, garam, dan merica bubuk, didihkan. Setelah mendidih, kentalkan dengan larutan maizena, tambahkan kacang polong, masak sebentar, angkat.
  3. Siapkan pinggan, tata ayam yang telah digoreng dan tuangkan saus di atasnya.
  4. Sajikan dengan kentang goreng dan setup sayuran.

Waktu persiapan  ±30 menit
Waktu untuk masak ±45 menit
Untuk ±4 porsi

Bistik Ayam

7

Bahan :
  • 2 dada ayam tanpa tulang
Saus perendam :
  • 8 sdm kecap manis
  • 2 sdm saus tomat
  • 1 sdm madu
  • 1 sdt kecap inggris
  • 1 sdt garam
  • 1 sdt merica bubuk
  • 6 buah bawah merah, haluskan
Saus :
  • 3 sdm margarin
  • 2 sdm bawang bombai cincang
  • 5 sdm kecap manis
  • 1 sdm saus tomat
  • 1 sdm madu
  • 1 sdt kecap inggris
  • ½ sdt garam
  • ½ sdt merica bubuk
  • 100 ml air
Pelengkap :
  • kentang goreng
  • setup sayuran
Cara membuat :
  1. Saus perendam : campur kecap manis dengan saus tomat, madu, kecap inggris, garam, merica, dan bawang merah, aduk rata
  2. Daging dada ayam, cuci bersih, potong jadi dua bagian, dan pipihkan. Lumuri dengan saus perendam, diamkan selama 15 menit.
  3. Panaskan wajan pipih atau bara api, panggang ayam hingga matang, angkat.
  4. Saus : panaskan margarin, tumis bawang bombay hingga harum, masukkan kecap manis, saus tomat, madu, kecap inggris, merica bubuk, air, dan sisa saus perendam hingga mendidih, angkat.
  5. Siapkan pinggan, tata ayam yang telah dipanggang dan tuangkan sausnya.
  6. Sajikan hangat dengan kentang goreng dan setup sayuran.


Waktu persiapan  ±20 menit
Waktu untuk masak ±45 menit
Untuk ±2 porsi

Minggu, 19 Februari 2017

Aplikasi SIG Monitoring Kegiatan

Product Description

Hosting :
  • Untuk 1 tahun
  • Disk Quota : 10 GB, Bandwidth : UnlimitedGratis Domain, Addon domain : Unlimited, MySQL DB : Unlimited, Email Accounts : Unlimited, Limit send email : 300/jam, Sub-Domains : Unlimited, PHPMyAdmin, cPanel, Softaculous, Lokasi Pilihan Server : USA / ID
Software dalam hosting :
  • MySQL untuk media data tabel dan peta, support GIS
  • PHP, JQuery, Linux
Website :
  • desain : default
  • peta : titik, poligon, google map
  • maksimal 5 tema utama
  • menu : berita, profil, data & informasi
  • halaman administrasitor untuk manajemen user dan entry kegiatan
  • tingkatan user : 3 (admin, operator data, pengawas)
Data :
  • tabel : entry kegiatan
  • peta titik : lokasi kegiatan
  • peta wilayah : batas administrasi maksimal hanya 1 kabupaten
  • peta background : google map
Sistem Informasi :
  • Menampilkan kegiatan dalam bentuk berita
  • Menampilkan rekapitulasi kegiatan
  • Menampilkan informasi kegiatan dalam bentuk chart (grafik)
  • Menampilkan informasi lokasi kegiatan pada peta google map
  • Keamanan pengguna dengan pembagian level user : user entry data, user admin
  • Menginput data lokasi kegiatan, user, aset berikut titik koordinat dari google map
  • Menginput 3 foto kegiatan
  • Menginput data user pengguna
  • Media kontak dengan pengunjung melalui sistem dan email
  • report aktivitas sistem dengan email
Purna Jual :
  • Pemeliharaan : 1 bulan
  • Full Custom : contact me
Contoh penggunaan :
  • monitoring usaha perkebunan
  • monitoring sebaran aset bergerak / aset tetap
  • monitoring sales / penjualan
  • monitoring usaha properti
  • monitoring sebaran kantor

Lingkup Aplikasi GIS

Secara garis besar aplikasi GIS terdiri dari 3 bagian, yaitu :
  1. Aplikasi GIS terkait data
  2. Aplikasi GIS terkait objek diam, misalnya aset, jumlah penduduk
  3. Aplikasi GIS terkait objek bergerak / kegiatan, misalnya : aplikasi tracking, kegiatan
  4. Gabungan ketiganya
Aplikasi GIS data banyak variannya, seperti : sekedar visualisasi data, katalog peta, data sharing, satu peta, yang intinya pada jenis aplikasi ini banyak hal unjuk data. Pada jenis aplikasi ini banyak melibatkan fungsi analisis spasial, seperti overlay.
Aplikasi GIS objek diam seperti aplikasi yang mendata keberadaan aset, aplikasi menjadi hidup dipengaruhi oleh data yang nempel padanya. Aset yang dimaksud dapat berupa aset bangunan dan tanah, aset penduduk, aset kebencanaan, pajak bumi dan bangunan, profil daerah dan lain-lain.
Aplikasi GIS kegiatan adalah aplikasi yang sebenarnya mulai banyak dipakai dalam kehidupan sehari-hari. Jenis aplikasi ini lebih hidup karena banyak menggunakan data, fakta yang selalu update. Biasanya cukup dalam bentuk posisi XY (lintang bujur). Termasuk jenis aplikasi ini adalah yang intinya data updatenya berasal dari data XY, seperti : Gojek, GPS tracker, GPS dengan android, entry kegiatan yang melibatkan XY (misal :data TPS). Jenis aplikasi ini banyak dipahami pengguna umum yang tanpa perlu mengerti apa itu geospasial.
Yang lebih afdol adalah aplikasi kompilasi sedikit data dengan masukan data XY. Seperti jika akan membuat GIS pilkada cukup menggunakan data admin dan data lapangan yang lebih banyak akan menghasilkan GIS yang dapat merekap data suara per wilayah. Untuk merekap dan analisis ini cukup hanya menggunakan 1 sampai 2 layer admin dengan banyak data fakta akan menghasilkan banyak informasi.
Contoh lain dalam dunia usaha, pemetaan outlet yang setiap harinya ada transaksi bisnis akan membuat peta wilayah menjadi hidup. Jika data dari outlet tersebut digabungkan ke data wilayah, hidup artinya data wilayah tersebut bisa menjadi sebuah alat early warning bagi pemilik usaha. Hal ini perlu untuk mengambil langkah dalam mengambil keputusan. Lebih lanjut jenis aplikasi ini dengan sedikit manipulasi (pengembangan) dapat menjadi sebuah alat business intelegence.
Jadi sebenarnya kehebatan GIS bukan di teknologinya, akan tetapi di nilai informasi yang diperoleh dan dapat digunakan sebagai alat solusi. Kebanyakan yang demam GIS silau di cara ngambil data, software, dan lain-lain yang berteknologi tinggi, yang akhirnya lupa esensi utama GIS (adalah sistem informasi yang hanya dibumbui lokasi).

Data TPS Pesanggrahan 2009


Data TPS Setiabudi 2009


Data TPS Tebet 2009


Data TPS Pasar Minggu 2009